NU Tetapkan Rabu, Muhammadiyah Selasa

Penetapan Hari Raya Idul Adha oleh sejumlah ormas Islam di Indonesia kembali mengalami perbedaan. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memang telah menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Rabu (17/11).

Namun, Muhammadiyah dan Hizbut Tahrir Indonesia memutuskan merayakan Idul Qurban sehari lebih awal yakni pada Selasa (16/11). Sedangkan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan, pelaksanaan salat Hari Raya Idul Adha pada Rabu (17/11).
Kemenag mengimbau agar perbedaan ini disikapi dengan bijak oleh semua umat Islam. Karena itu, diharapkan masing-masing Ormas Islam bisa menjaga kerukunan dalam pelaksanaan Idul Adha walaupun dipastikan akan ada perbedaan perayaan.
“Seperti Sabda Rasulullah, perbedaan itu adalah rahmat. Karena itu kami imbau agar perbedaan ini justru meyatukan umat Islam dalam kedamaian,” ujar Kapimnas Kemenag H Masyhuri AM di Jakarta kemarin

Belum ada Komentar untuk "NU Tetapkan Rabu, Muhammadiyah Selasa"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel